Jalan Kabupaten tak Kunjung di Perbaiki, Kades Kuripan Selatan Kerahkan Warga !

  • Sep 13, 2021
  • Admin Desa Kuripan Selatan

Minggu, 12/09/21

Gotong Royong memang salah satu wujud kearifan lokal yang masih terus exsis di wilayah Kuripan Selatan Desa yang kini di pimpin oleh bapak Satriawan, Kepala Desa yang satu ini memang di kenal oleh masyarakatnya memiliki beberapa talenta dan kemampuan, sebut saja seperti seni tarik suara / bernyanyi sekaligus berprofesi sebagai Qoriq, tidak jarang dia tampil di acara-acar sakral warganya sebagai pelantun ayat-ayat suci Al-Qur'an.
Kali ini tampak berbeda,  pasalnya dia mengumpulkan puluhan tokoh masyarakat dan pemuda Dusun Pelabu Barat bersama Perangkat wilayah setempat dalam rangka Gotong Ronyong memperbaiki salah satu jalur utama akses masuk teritorial Desa Kuripan Selatan, padahal jalur ini milik Pemda alias tanggungjawab pak bupati dalam hal ini Dinas PU Lobar, pungkasnya. diapun belum mengetahui secara pasti apa kendala sehingga jalan tersebut belum di perbaiki mungkin APBD Lobar lagi "keritis" imbuhnya sambil menarik nafas dalam-dalam.

saya harap pak Bupati dan jajarannya lebih sigap lagi menginventarisir persoalan infrastruktur di tiap-tiap Desa di lombok barat karena rata-rata Pemerintah Desa tidak melaksanakan atau menganggarkan kegiatan pembangunan fisik akibat dari focus pemerintah pusat yang menangani pandemi Covid-19. 
Tidak sampai di situ saat tim dukep berita mewawancarai beliau, Kenapa tidak tunggu saja Pemda menganggarkan baru di kerjakan ? dengan penuh tanggungjawab ia mengurai, saya tidak mau ada kecelakaan yang menimpa sesama kita lebih-lebih warga saya yang 24 jam melintas di jalur ini jadi kita inisiatif saja dulu dan sembari mengajak para tokoh desa untuk saling menguatkan serta turut berpartisipasi di setiap agenda-agenda penting Pemdes Kuripan Selatan, tentu Pemda tidak boleh lepas tangan atas kondisi ini karena ada beberapa situasi di kuripan selatan yang patut pemda atensi dan perioritaskan  dan saya akan terus komunikasi dengan pihak-pihak terkait di Pemda, sambungnya.
Di penghujung percakapan kami,  Kepala Desa yang belum genap 1 bulan menjabat ini menyampaikan kondisi keuangan di Desanya bahwa APBDes tahun ini bahkan semenjak pandemi Covid-19 mulai mengganas di Indonesia dia mengaku agak kesulitan untuk membangun kegiatan fisik karena anggaran focus atau di refocussing  pada penanganan dan pencegahan  Covid-19 melalui kegiatan PPKM Level 1 di lombok barat,  tentu mau atau tidak , dengan raut agak "pasrah" ia menyampaikan  kita musti patuh pada apa yang sudah menjadi ketentuan yang diatur melalui regulasi-regulasi tertentu.
Kemudian juga dia berpesan kepada seluruh warga Kuripan selatan agar terus menjaga kesehatan jangan sampai warga banyak tertular Covid-19 yang pada ujungnya akan menyusahkan kita sendiri kita harus tetap sehat agar  tetap produktif untuk menata kehidupan kita kedepan kemudian tetap juga patuhi Prokes dan mari kita kuatkan sinergitas kita untuk sama - sama kita capai " Kuripan Selatan yang maju dan Berbudaya " meski di tengah pandemi Covid-19, dan semoga pandemi ini segera allah angkat dari hadapan kita,  tutup beliau.

Khasnya yang ramah iapun menawarkan tim Dukep Berita secangkir kopi hitam khas bawaq gunung Sasak, mengahiri perjumpaan dengan penuh akrab.

( arp/PPID )